BMG Institute

Quality Control (QC): Penjelasan, Pekerjaan, dan Fungsinya

Quality Control

Di era globalisasi ini, persaingan antar perusahaan semakin ketat. Konsumen semakin kritis dan menuntut produk atau layanan yang berkualitas tinggi. Untuk dapat bersaing dan memenangkan hati konsumen, perusahaan perlu menjamin kualitas produk atau layanannya.

Quality Control (QC) adalah sebuah fungsi penting dalam sebuah organisasi yang memastikan bahwa produk atau layanan yang dihasilkan berkualitas dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. QC berperan penting dalam meningkatkan kepuasan pelanggan, meminimalisir biaya produksi, dan membangun reputasi perusahaan.

Berikut ini akan dijelaskan lebih lanjut mengenai pengertian, pekerjaan, fungsi, dan tahapan-tahapan QC.

BMG INSTITUTE menyediakan

Pelatihan berkualitas yang inovatif, membantu individu dan perusahaan mencapai potensi penuh mereka.

Apa itu Quality Control (QC)?

Quality Control (QC) adalah sebuah proses sistematis yang dilakukan untuk memastikan bahwa produk atau layanan yang dihasilkan memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan. QC bertujuan untuk menjamin konsistensi dan ketepatan produk atau layanan, sehingga meminimalisir cacat dan memaksimalkan kepuasan pelanggan.

Baca juga: Human Resource: Pengertian dan Tanggung Jawabnya

Tugas dan Tanggung Jawab Quality Control

Seorang staff QC memiliki beberapa rentetan tugas guna, mulai dari menetapkan standar kualitasnya hingga melakukan tindakan korektif jika diperlukan. Tugas-tugas ini dapat bervariasi tergantung pada jenis produk atau layanan, kompleksitas proses produksi, dan struktur organisasi.

Berikut adalah beberapa tugas dari staff QC.

1. Penetapan Standar Kualitas:

  • Menetapkan standar kualitas yang ingin dicapai untuk produk atau layanan.
  • Standar ini harus jelas, terukur, dan dapat dicapai.
  • Standar dapat berupa spesifikasi teknis, karakteristik produk, atau tingkat kinerja layanan.

2. Perencanaan dan Inspeksi:

  • Menyusun rencana inspeksi dan pengujian untuk memastikan bahwa produk atau layanan memenuhi standar yang telah ditetapkan.
  • Menentukan metode inspeksi dan pengujian yang akan digunakan.
  • Menentukan frekuensi inspeksi dan pengujian yang akan dilakukan.

3. Pengumpulan Data:

  • Mengumpulkan data tentang produk atau layanan yang diinspeksi dan diuji.
  • Data ini dapat berupa data pengukuran, data observasi, atau data kualitatif.

4. Analisis Data:

  • Menganalisis data yang telah dikumpulkan untuk identifikasi cacat atau ketidaksesuaian.
  • Menentukan akar permasalahan dari cacat yang ditemukan.

5. Tindakan Korektif dan Preventif:

  • Merekomendasikan tindakan korektif untuk memperbaiki cacat yang ditemukan.
  • Merekomendasikan tindakan preventif untuk mencegah cacat terulang kembali.

6. Dokumentasi:

  • Membuat dan memelihara dokumentasi terkait kegiatan QC.
  • Dokumentasi ini dapat berupa laporan inspeksi, laporan pengujian, dan laporan tindakan korektif dan preventif.

7. Pelatihan:

  • Melakukan pelatihan kepada karyawan terkait standar kualitas dan prosedur QC.
  • Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan karyawan dalam penerapan QC.

Baca juga: ISO 9001: Sistem Manajemen Mutu Internasional

Fungsi Quality Control

Berikut adalah fungsi dari Quality Control.

  • Menjaga kualitas produk atau layanan agar sesuai dengan standar yang telah ditetapkanMeningkatkan kepuasan pelanggan dengan produk atau layanan yang berkualitas.
  • Meminimalisir biaya produksi dengan mengurangi cacat dan rework.
  • Meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses produksi.
  • Membangun reputasi perusahaan sebagai perusahaan yang menghasilkan produk atau layanan berkualitas.

Keterampilan yang Wajib dimiliki Staff QC

Keterampilan yang dibutuhkan untuk bekerja di bidang Quality Control (QC) adalah sebagai berikut.

  • Ketelitian dan kejelian dalam mengamati dan mengidentifikasi cacat.
  • Kemampuan analisis untuk mencari akar permasalahan dari cacat yang ditemukan.
  • Kemampuan komunikasi yang baik untuk menyampaikan hasil temuan dan rekomendasi kepada pihak terkait.
  • Kemampuan interpersonal yang baik untuk bekerja sama dengan tim.
  • Pengetahuan tentang standar kualitas dan prosedur QC.
  • Pengetahuan tentang produk atau layanan yang akan dikontrol.

Baca juga: Sistem Manajemen Mutu: Pentingnya SMM bagi Perusahaan

Kesimpulan

Quality Control (QC) adalah sebuah fungsi penting dalam sebuah organisasi yang memastikan bahwa produk atau layanan yang dihasilkan berkualitas dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Pekerjaan QC bervariasi dan memerlukan keterampilan yang beragam. QC berfungsi untuk menjaga kualitas, meningkatkan kepuasan pelanggan, dan membangun reputasi perusahaan.

Baca juga: General Affair: Pengertian, Fungsi dan Tugasnya

BMG Institute Training

BMG Institute, sebagai bagian dari BMG Consulting Group (PT. Bina Manajemen Global), merupakan penyelenggara training unggulan yang secara khusus memfokuskan pada pengembangan profesionalisme dan peningkatan keterampilan dalam beragam bidang industri.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top