BMG Institute

Improving Performance Through Coaching And Counselling

Senior Trainer BMG Institute

Senior Trainer BMG Institute

Improving Performance Through Coaching And Counselling

Deskripsi

perusahaan perlu mengembangkan bakat-bakat terbaik di dalamnya untuk mendukung pertumbuhan usaha. Dengan mengidentifikasi, mengembangkan, dan memanfaatkan bakat-bakat terbaik, perusahaan dapat meningkatkan inovasi, produktivitas, dan daya saingnya di pasar.

Tentu saja, di setiap perusahaan akan ada orang-orang yang masih memerlukan dorongan lebih untuk meningkatkan kinerjanya. Hal ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor seperti kurangnya pengembangan keterampilan, kurangnya motivasi, atau kurangnya pemahaman akan tujuan dan harapan perusahaan. Oleh karena itu, penting bagi perusahaan untuk memiliki sistem evaluasi kinerja yang efektif dan program pengembangan karyawan yang dapat membantu individu-individu tersebut mencapai potensi mereka yang penuh.

Budaya belajar yang lebih baik juga sangat diperlukan oleh perusahaan untuk menghadapi tantangan dan perubahan yang terus-menerus di lingkungan bisnis. Dengan mendorong budaya belajar yang progresif dan inklusif, perusahaan dapat menciptakan lingkungan di mana karyawan merasa didukung untuk terus belajar, berkembang, dan berinovasi.

Untuk membantu anak buah bertumbuh dan berkembang, para supervisor atau manajer perlu memiliki keterampilan kepemimpinan yang kuat. Mereka harus mampu memberikan arahan yang jelas, memberikan umpan balik yang konstruktif, memberikan dukungan dan bimbingan yang dibutuhkan, serta memotivasi karyawan untuk mencapai tujuan individu dan perusahaan. Selain itu, mereka juga perlu memahami kebutuhan dan potensi masing-masing karyawan agar dapat mengembangkan strategi pengembangan yang efektif dan berkelanjutan.

Perusahaan memiliki potensi untuk menjadi pemberi jalan keluar dan pemberi energi bagi karyawan yang merasa kompleksitas masalahnya dan merasa putus asa. Hal ini dapat dicapai dengan membangun lingkungan kerja yang inklusif, mendukung, dan mengedepankan komunikasi yang terbuka antara karyawan dan manajemen.

Dalam iklim usaha yang semakin dinamis seperti saat ini, memang mungkin timbul pertanyaan-pertanyaan seputar bagaimana perusahaan dapat memberikan dukungan yang optimal kepada karyawan yang mengalami tantangan dan kesulitan. Namun, dengan pendekatan yang tepat, perusahaan dapat mengatasi masalah tersebut dan membantu karyawan untuk menghadapi dan mengatasi masalah dengan lebih baik.

Tentu saja, penting untuk memperhatikan perlunya mengembangkan kemampuan dan kinerja individu-individu di perusahaan, menyehatkan budaya belajar, dan melengkapi pemimpin dengan keterampilan yang diperlukan untuk mengembangkan orang lain. Program “IMPROVING PERFORMANCE THROUGH COACHING and COUNSELLING” yang disebutkan dapat menjadi langkah yang baik untuk mencapai tujuan tersebut dengan meningkatkan kemampuan coaching dan konseling para supervisor dan manajer di perusahaan, sehingga mereka dapat memberikan dukungan yang lebih efektif kepada karyawan dalam mengatasi tantangan dan meraih potensi penuh mereka.

  1. Mengembangkan pemahaman mendalam tentang konsep-konsep dan prinsip-prinsip coaching dan counselling: Peserta akan belajar tentang konsep-konsep dasar dalam coaching dan konseling, serta prinsip-prinsip yang mendasari praktik-praktik tersebut.
  2. Menggunakan coaching dan counselling untuk mengembangkan potensi karyawan dan memaksimalkan kinerja: Peserta akan belajar bagaimana menerapkan teknik coaching dan konseling untuk membantu karyawan mencapai potensi maksimal mereka dan meningkatkan kinerja mereka.
  3. Mengembangkan sikap dan perilaku untuk mendorong keberhasilan di semua tingkatan: Peserta akan belajar mengenai sikap dan perilaku yang diperlukan untuk menjadi seorang coach atau konselor yang efektif dalam membantu orang lain mencapai kesuksesan.
  4. Memahami model-model percakapan (dalam konteks) coaching: Peserta akan memahami berbagai model percakapan yang digunakan dalam konteks coaching, seperti model GROW (Goals, Reality, Options, Willingness).
  5. Memahami proses serta tahapan counselling yang baik dan benar: Peserta akan belajar mengenai proses dan tahapan yang harus dilalui dalam sesi konseling yang efektif, mulai dari pendefinisian masalah hingga perencanaan tindakan.
  6. Menyusun rencana tindakan yang praktis dan fokus pada hasil: Peserta akan diajarkan cara menyusun rencana tindakan yang praktis dan dapat menghasilkan perubahan yang signifikan bagi karyawan yang dibimbing atau dikonseling.
  7. Memberikan jalan keluar serta tips, bukan janji-janji: Peserta akan diajarkan untuk memberikan solusi dan saran yang praktis serta dapat diimplementasikan, bukan hanya memberikan janji-janji tanpa tindakan nyata.
  8. Mengevaluasi sesi-sesi coaching counselling untuk perbaikan proses yang terus menerus: Peserta akan mempelajari pentingnya evaluasi sesi coaching dan konseling untuk terus meningkatkan proses dan hasilnya.
  9. Memanfaatkan coaching untuk menjalin kerjasama yang lebih baik: Peserta akan belajar bagaimana coaching dapat digunakan untuk memperkuat kerjasama antarindividu dan tim di dalam organisasi.
  10. Memanfaatkan Counselling sebagai jembatan dan pemicu semangat: Peserta akan memahami peran counselling sebagai alat untuk membantu karyawan mengatasi hambatan dan meningkatkan semangat dan motivasi mereka.
  11. Membangun budaya berbagi dan mendukung dalam lingkungan kerja: Peserta akan diajarkan pentingnya membangun budaya di mana orang-orang saling berbagi pengetahuan, pengalaman, dan dukungan dalam lingkungan kerja.
  12. Menciptakan lingkungan yang terbuka untuk inovasi dan pengembangan potensi diri: Peserta akan belajar bagaimana menciptakan lingkungan kerja yang mendukung inovasi dan pengembangan potensi diri karyawan melalui pendekatan coaching dan konseling yang efektif.
  1. Pengenalan Coaching and Counselling
    • Memaknai coaching dan counselling.
    • Peran dan fungsi coaching dan counselling dalam bisnis.
    • Perbandingan coaching dan counselling dengan program pengembangan lain.
  2. Prinsip-Prinsip Coaching dan Counselling
    • Memahami coaching dan counselling sebagai media komunikasi produktif.
    • Syarat menjadi coach dan counsellor yang efektif.
    • Prinsip-prinsip menjadi seorang coach dan counsellor.
    • Membangun hubungan dalam kerangka coaching dan counselling.
  3. Kecakapan Dasar Dalam Coaching dan Counselling
    • Kecakapan untuk membangun kedekatan.
    • Tips untuk membangun kepercayaan.
    • Kemampuan memperhatikan.
    • Menggunakan intuisi.
    • Seni mengembangkan pertanyaan.
    • Membangun empati.
  4. Proses Komunikasi Dalam Coaching dan Counselling
    • Percakapan awal.
    • Mengetahui pokok permasalahan.
    • Mengembangkan tujuan dan target.
    • Mengelaborasi poin-poin temuan.
    • Menyusun persetujuan dan kesimpulan.
    • Memberikan alternatif jalan keluar dan batas waktu penyelesaian.
    • Menutup sesi.
  5. Struktur Proses Coaching dan Counselling
    • Mengembangkan konteks.
    • Mengembangkan kesepahaman.
    • Review.
    • Penutup.
Bagikan outline ini

Informasi Pelaksanaan

Jadwal Selanjutnya
  • 16-17 September 2024
  • 7-8 Oktober 2024
  • 5-6 Desember 2024

*Harga belum termasuk PPN

Informasi Pelaksanaan

*Harga belum termasuk PPN

In-Class Training

  • 16-17 September 2024
  • 7-8 Oktober 2024
  • 5-6 Desember 2024

*Harga belum termasuk PPN

Bagikan outline ini

Pelatihan lainnya

Running

Rp 4.850.000

Running

Rp 4.850.000

Running

Rp 4.850.000

Running

Rp 4.850.000

Scroll to Top