BMG Institute

Comprehensive Industrial Relation

Senior Trainer BMG Institute

Senior Trainer BMG Institute

Comprehensive Industrial Relation

Deskripsi

Penyelesaian perselisihan dalam hubungan industrial merupakan aspek penting dalam menjaga harmoni dan produktivitas di lingkungan kerja. Terdapat beberapa kiat yang dapat digunakan untuk menyelesaikan perselisihan dalam hubungan industrial:

  1. Negosiasi: Pihak-pihak yang terlibat dalam perselisihan dapat mencoba untuk bernegosiasi secara langsung untuk mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan.
  2. Mediasi: Pihak ketiga yang netral, seperti mediator atau arbiter, dapat diundang untuk membantu memediasi perselisihan. Mediator bertugas untuk membantu mencapai kesepakatan yang diinginkan oleh kedua belah pihak.
  3. Konsiliasi: Dalam konsiliasi, pihak ketiga yang netral memberikan saran atau masukan kepada kedua belah pihak untuk mencapai kesepakatan yang adil.
  4. Arbitrase: Jika negosiasi atau mediasi tidak berhasil, pihak-pihak dapat memilih untuk menjalani proses arbitrase di mana arbiter akan memberikan keputusan yang mengikat untuk menyelesaikan perselisihan.
  5. Penyelesaian di Pengadilan: Jika semua upaya penyelesaian di luar pengadilan gagal, perselisihan dapat dibawa ke pengadilan untuk diputuskan berdasarkan hukum yang berlaku.

UU No. 13/2003 tentang Ketenagakerjaan dan UU No. 2/2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Industrial memberikan kerangka hukum yang mengatur penyelesaian perselisihan dalam hubungan industrial di Indonesia. Kedua undang-undang ini mengatur prosedur dan mekanisme penyelesaian perselisihan antara pengusaha dan pekerja, serta memberikan arahan terkait proses hukum yang dapat diikuti dalam menyelesaikan perselisihan tersebut.

Day 1:

  1. Pengantar Hubungan Industrial di Indonesia
    • Definisi Hubungan Industrial
    • Peran dan Pentingnya Hubungan Industrial yang Harmonis
    • Dampak Perselisihan terhadap Lingkungan Kerja dan Produktivitas
  2. Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Luar Pengadilan
    • Pengertian Penyelesaian di Luar Pengadilan
    • Kelebihan dan Kekurangan Metode Penyelesaian di Luar Pengadilan
    • Upaya-upaya Perselisihan yang Dapat Dilakukan di Luar Pengadilan
  3. Pasal-pasal UU No. 13/2003 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial (PHI)
    • Ruang Lingkup UU No. 13/2003
    • Prinsip-prinsip Penyelesaian Perselisihan dalam UU PHI
    • Prosedur Penyelesaian Perselisihan dalam UU PHI

Day 2:

  1. Tata Cara Penyelesaian Bipartit
    • Definisi dan Karakteristik Penyelesaian Bipartit
    • Langkah-langkah dalam Penyelesaian Bipartit
    • Contoh Kasus Penyelesaian Bipartit yang Berhasil
  2. Tata Cara Penyelesaian Mediasi
    • Pengertian dan Prinsip Mediasi
    • Proses Mediasi dalam Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial
    • Peran Mediator dan Keterlibatan Pihak-pihak terkait
  3. Tata Cara Penyelesaian Konsiliasi
    • Konsep Konsiliasi dalam Konteks Hubungan Industrial
    • Langkah-langkah dalam Proses Konsiliasi
    • Contoh Kasus Penyelesaian Konsiliasi yang Efektif
  4. Tata Cara Penyelesaian Arbitrase
    • Definisi dan Tujuan Arbitrase
    • Proses Arbitrase dalam Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial
    • Peran dan Kewenangan Arbiter
  5. Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Pengadilan
    • Prosedur dan Mekanisme Penyelesaian di Pengadilan
    • Dokumen-dokumen yang Dibutuhkan dalam Penyelesaian di Pengadilan
    • Langkah-langkah Pasca-putusan Pengadilan
  6. Meminimalisir Konflik Menjelang PHK
    • Strategi dan Taktik Pencegahan Konflik
    • Proaktif dalam Mengatasi Potensi Perselisihan
    • Studi Kasus tentang Penanganan Konflik Menjelang PHK

Materi-materi di atas mencakup landasan teori dan praktik dalam penyelesaian perselisihan hubungan industrial baik di luar pengadilan maupun melalui proses hukum di pengadilan sesuai dengan UU No. 13/2003 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial.

Bagikan outline ini

Informasi Pelaksanaan

Jadwal Selanjutnya
  • 24-25 Juli 2024
  • 11-12 September 2024
  • 20-21 November 2024

*Harga belum termasuk PPN

Informasi Pelaksanaan

*Harga belum termasuk PPN

In-Class Training

  • 24-25 Juli 2024
  • 11-12 September 2024
  • 20-21 November 2024

*Harga belum termasuk PPN

Bagikan outline ini

Pelatihan lainnya

Running

Rp 4.850.000

Running

Rp 4.850.000

Running

Rp 4.850.000

Running

Rp 4.850.000

Scroll to Top