BMG Institute

Building Operation Excellence Through Lean Procurement

Senior Trainer BMG Institute

Senior Trainer BMG Institute

Training Building Operation Excellence Through Lean Procurement

Deskripsi

Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan di seluruh dunia semakin memfokuskan upayanya pada perbaikan dalam bidang supply chain dengan inisiatif “operational excellence” dan “cost reduction” melalui implementasi sistem lean. (Building Operational Excellence Through Lean Procurement)

Lean system, yang awalnya dikembangkan oleh Toyota Corporation, bertujuan untuk meningkatkan profitabilitas perusahaan dengan menekan biaya produksi secara terarah. Konsep inti dari lean system adalah perbaikan berkelanjutan (Kaizen), yang diterapkan secara holistik dalam seluruh rantai pasok, mulai dari hulu (saat pelanggan memberikan pesanan) hingga ke hilir (saat pelanggan menerima pesanan). (Building Operational Excellence Through Lean Procurement)

Bagian dalam organisasi supply chain yang turut menjadi fokus dalam perbaikan ini adalah procurement, yang bertanggung jawab menyediakan barang/jasa dengan waktu, kualitas, jumlah, dan harga yang optimal untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Dalam menghadapi tantangan ini, inovasi diperlukan melalui implementasi lean procurement di perusahaan. Dengan demikian, keseluruhan kegiatan operasional di bidang procurement dapat menjadi lebih efisien dan hemat biaya. (Building Operational Excellence Through Lean Procurement)

Penerapan sistem lean procurement akan membawa dampak positif pada kinerja perusahaan, antara lain:

  1. Meningkatkan efisiensi proses dan alur kerja dengan menghilangkan pemborosan.
  2. Menurunkan lead time proses pemesanan barang.
  3. Menurunkan biaya operasional.
  4. Meningkatkan kualitas produk atau layanan.
  5. Meningkatkan fokus pada kegiatan yang menambah nilai.
  6. Menurunkan tingkat persediaan dan mengoptimalkan penggunaan modal kerja.
  7. Mengubah peran procurement menjadi lebih strategis.
  8. Meningkatkan kinerja vendor.
  9. Mencegah kekurangan barang (shortage).

Setelah mengikuti Training Building Operation Excellence Through Lean Procurement, peserta diharapkan mampu:

  • Memahami falsafah di balik lean .
  • Mengenal konsep lean secara menyeluruh dan dampaknya terhadap biaya.
  • Memahami teknik-teknik lean .
  • Memahami langkah-langkah penerapan lean di bagian procurement .
  • Memahami langkah-langkah dalam meningkatkan kinerja vendor melalui teknik lean
  • General Manager/Director
  • Procurement/Purchasing Manager
  • Operator Manager
  • Warehouse Manager
  • Logistics/Supply Chain Manager
  • Financial Manager

Training Building Operation Excellence Through Lean Procurement menggunakan metode interaktif, dimana peserta dikenalkan kepada konsep, diberikan contoh aplikasinya, berlatih menggunakan konsep, serta mendiskusikan proses dan hasil latihan.

  • Elemen lean: 8 pemborosan (wastes), Kaizen, dan 5R.
  • Lean vendor: sourcing, seleksi dan klasifikasi, konsolidasi jumlah vendor dan komponen.
  • Push vs pull replenishment: schedule driven, just in time/Kanban, vendor managed inventory.
  • Perbaikan proses procurement dengan value stream mapping & daily management system.
  • Vendor development dan joint improvement.
Bagikan outline ini

Informasi Pelaksanaan

Jadwal Selanjutnya
  • 1-2 Juli 2024
  • 26-27 Agustus 2024
  • 26-27 September 2024
  • 21-22 Oktober 2024
  • 21-22 November 2024

*Harga belum termasuk PPN

Informasi Pelaksanaan

*Harga belum termasuk PPN

In-Class Training

  • 1-2 Juli 2024
  • 26-27 Agustus 2024
  • 26-27 September 2024
  • 21-22 Oktober 2024
  • 21-22 November 2024

*Harga belum termasuk PPN

Bagikan outline ini

Pelatihan lainnya

Running

Rp 4.850.000

Running

Rp 4.850.000

Running

Rp 4.850.000

Running

Rp 4.850.000

Scroll to Top