BMG Institute

Workload Analysis

Senior Trainer BMG Institute

Senior Trainer BMG Institute

Workload Analysis (Analisa Beban Kerja)

Deskripsi

Analisis Beban Kerja (Workload Analysis) merupakan salah satu metode yang penting untuk mengukur efisiensi dan kebutuhan tenaga kerja dalam suatu perusahaan. Metode ini membantu perusahaan untuk mengevaluasi apakah jumlah SDM/karyawan yang ada sudah sesuai dengan kebutuhan perusahaan ataukah terlalu banyak atau kurang.

Beberapa pertanyaan yang sering muncul terkait dengan Analisis Beban Kerja antara lain:

  1. Apakah jumlah karyawan yang ada saat ini sesuai dengan beban kerja yang harus dijalankan?
  2. Bagaimana cara mengukur beban kerja yang dijalankan oleh setiap karyawan?
  3. Apakah ada pekerjaan yang terlalu banyak dikerjakan oleh satu karyawan atau sebaliknya?
  4. Bagaimana cara mengefisienkan proses kerja dan memastikan bahwa setiap karyawan dapat memberikan kontribusi maksimal?
  5. Bagaimana mengidentifikasi area-area yang membutuhkan penambahan atau pengurangan tenaga kerja?

Dengan melakukan Analisis Beban Kerja secara sistematis, perusahaan dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang kebutuhan tenaga kerja, mengoptimalkan alokasi sumber daya manusia, meningkatkan produktivitas, dan mengurangi biaya yang tidak perlu. Metode ini juga membantu perusahaan untuk mengambil keputusan strategis terkait manajemen SDM dan pengembangan organisasi secara keseluruhan.

Metode analisis beban kerja yang menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik penyelidikan waktu (time study) memiliki beberapa kelebihan dan implikasi yang penting bagi perusahaan. Berikut adalah beberapa poin yang perlu dipertimbangkan terkait dengan metode ini:

Kelebihan:

  1. Objektif: Pendekatan kuantitatif dengan time study memberikan hasil yang lebih objektif karena mengukur waktu yang sebenarnya digunakan untuk melakukan tugas-tugas tertentu.
  2. Detail: Teknik time study dapat memberikan data yang sangat detail mengenai waktu yang dibutuhkan untuk setiap tugas atau aktivitas, sehingga memungkinkan untuk mengidentifikasi area-area yang membutuhkan perbaikan atau peningkatan efisiensi.
  3. Akurat: Dengan menggunakan data waktu yang terukur, analisis beban kerja dapat memberikan estimasi yang lebih akurat mengenai kebutuhan jumlah karyawan yang optimal untuk menjalankan tugas-tugas jabatan/unit/perusahaan.
  4. Basis Keputusan: Hasil analisis beban kerja dapat menjadi dasar yang kuat untuk pengambilan keputusan terkait dengan pengurangan atau penambahan jumlah SDM, serta rekomendasi perbaikan prosedur kerja dan struktur organisasi.

Implikasi:

  1. Pengurangan atau Penambahan SDM: Dari hasil analisis beban kerja, perusahaan dapat mengetahui apakah jumlah SDM pada suatu jabatan/unit/perusahaan terlalu banyak, kurang, atau sudah optimal. Ini memungkinkan perusahaan untuk melakukan pengurangan atau penambahan SDM sesuai kebutuhan.
  2. Penyempurnaan Job Description: Data yang diperoleh dari analisis beban kerja dapat digunakan untuk memperbaiki job description sehingga lebih sesuai dengan tugas-tugas yang sebenarnya.
  3. Peningkatan Prosedur Kerja: Analisis beban kerja juga dapat memberikan masukan untuk penyempurnaan prosedur kerja atau SOP sehingga proses operasional menjadi lebih efisien.
  4. Restrukturisasi Organisasi: Jika diperlukan, hasil analisis beban kerja dapat menjadi landasan untuk restrukturisasi organisasi agar lebih efektif dan efisien.
  5. Pelatihan dan Peningkatan Kompetensi: Berdasarkan hasil analisis, perusahaan dapat mengetahui area-area di mana karyawan membutuhkan pelatihan atau peningkatan kompetensi untuk meningkatkan kinerja dan efisiensi.

Workshop Workload Analysis akan memberikan informasi lebih lanjut tentang penerapan hasil analisis beban kerja dalam berbagai aspek operasional dan manajemen perusahaan.

Peserta Pelatihan diwajibkan membawa laptop

  1. Pengertian Analisa Beban Kerja (Workload Analysis)
    • Definisi Analisis Beban Kerja
    • Pentingnya Analisis Beban Kerja dalam Manajemen SDM
  2. Tujuan & Manfaat Analisa Beban Kerja
    • Tujuan Utama Analisis Beban Kerja
    • Manfaat Analisis Beban Kerja bagi Perusahaan dan Karyawan
  3. Jenis-jenis Beban Kerja
    • Beban Kerja Jabatan
    • Beban Kerja Individu
    • Beban Kerja Unit Kerja
    • Beban Kerja Perusahaan
  4. Pendekatan & Metode dalam Analisis Beban Kerja
    • Pendekatan Kuantitatif dan Kualitatif dalam Analisis Beban Kerja
    • Metode Penelitian Waktu (Time Study) dalam Analisis Beban Kerja
  5. Penyelidikan Waktu (Time Study)
    • Konsep dan Langkah-langkah Time Study
    • Penggunaan Time Study dalam Menentukan Beban Kerja
  6. Jenis-Jenis Tugas
    • Tugas Pokok
    • Tugas Tambahan
    • Tugas Rutin, Berkala, dan Insidentil
  7. Tahapan/Langkah-langkah Pelaksanaan Tugas
    • Identifikasi dan Pemetaan Tugas
    • Pengukuran dan Perekaman Waktu
    • Analisis Data Waktu Pelaksanaan Tugas
  8. Kelonggaran Waktu (Allowance)
    • Konsep dan Fungsi Kelonggaran Waktu
    • Penentuan Kelonggaran Waktu yang Tepat
  9. Beban Kerja Standar
    • Penyusunan Beban Kerja Standar
    • Penetapan Standar Kinerja
  10. Alat Pengukuran yang digunakan
    • Penggunaan Alat-alat Pengukuran dalam Analisis Beban Kerja
    • Teknologi dalam Memudahkan Analisis Beban Kerja
  11. Teknik Analisis Data yang digunakan
    • Penggunaan Teknik Statistik dalam Analisis Data Waktu
    • Interpretasi Hasil Analisis Data
  12. Proses/Langkah-Langkah Pelaksanaan Analisis Beban Kerja
    • Tahapan Proses Analisis Beban Kerja secara Komprehensif
    • Penyusunan Rencana Pelaksanaan Analisis Beban Kerja
  13. Wawancara dalam Analisis Beban Kerja
    • Teknik Wawancara yang Efektif dalam Mendapatkan Informasi Beban Kerja
    • Pengolahan Data Hasil Wawancara
  14. Perhitungan Beban Kerja Jabatan, Individu, Unit Kerja, dan Perusahaan
    • Metode Perhitungan Beban Kerja yang Akurat
    • Interpretasi Hasil Perhitungan
  15. Perhitungan Kebutuhan Jumlah SDM yang Optimum
    • Penentuan Kriteria Kebutuhan SDM yang Optimal
    • Perbandingan antara Jumlah SDM yang Dibutuhkan dan yang Tersedia
  16. Perhitungan Kelebihan/Kekurangan Jumlah SDM
    • Analisis Kelebihan atau Kekurangan Jumlah SDM
    • Rekomendasi Pengoptimalan Jumlah SDM
  17. Rekomendasi penyempurnaan job description dan SOP
    • Identifikasi Kebutuhan Perubahan dalam Job Description dan SOP
    • Desain Ulang Tugas Jabatan dan Prosedur Kerja
  18. Rekomendasi penyempurnaan struktur organisasi
    • Evaluasi Struktur Organisasi yang Ada
    • Penggabungan atau Pemisahan Unit Kerja
  19. Latihan Wawancara Analisis Beban Kerja
    • Simulasi Wawancara untuk Praktik Analisis Beban Kerja
    • Penyusunan Laporan Hasil Wawancara
  20. Latihan Menghitung Beban Kerja dan Kebutuhan Jumlah SDM Optimum
    • Latihan Perhitungan Beban Kerja secara Langsung
    • Interpretasi Hasil Perhitungan untuk Pengambilan Keputusan
Bagikan outline ini

Informasi Pelaksanaan

Jadwal Selanjutnya
  • 25-26 Juli 2024
  • 16-17 September 2024
  • 4-5 November 2024
  • 2-3 Desember 2024

*Harga belum termasuk PPN

Informasi Pelaksanaan

*Harga belum termasuk PPN

In-Class Training

  • 25-26 Juli 2024
  • 16-17 September 2024
  • 4-5 November 2024
  • 2-3 Desember 2024

*Harga belum termasuk PPN

Bagikan outline ini

Pelatihan lainnya

Running

Rp 4.850.000

Running

Rp 4.850.000

Running

Rp 4.850.000

Running

Rp 4.850.000

Scroll to Top