BMG Institute

Organizational Culture Profile

Senior Trainer BMG Institute

Senior Trainer BMG Institute

Designing Effective Organizations

Deskripsi

Keputusan strategis yang matang dan terukur oleh pimpinan puncak sangatlah penting untuk meningkatkan nilai tambah organisasi. Keputusan ini mencakup penetapan tujuan dan sasaran yang lebih tinggi untuk kesejahteraan, alokasi dan pemanfaatan sumber daya organisasi yang efektif, serta evaluasi proses pengelolaan strategis secara berkala.

Faktor budaya seperti nilai-nilai inti organisasi juga disorot sebagai elemen penting yang perlu diperhatikan, karena dapat menjadi perekat dan sumber kekuatan dalam menghadapi tantangan perubahan lingkungan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa 74% organisasi mengalami kegagalan karena kurang memperhatikan faktor budaya tersebut. Oleh karena itu, pemahaman dan pengelolaan nilai-nilai inti organisasi menjadi kunci dalam menjaga kekuatan dan kesinambungan organisasi di tengah perubahan lingkungan yang dinamis.

Pemetaan PBO (Profil Budaya Organisasi) memainkan peran penting dalam proses perubahan, terutama perubahan budaya di sebuah organisasi. Fasilitas yang menyediakan pemetaan PBO menjadi acuan vital bagi manajemen puncak dalam mengarahkan perubahan dan merancang rencana strategis organisasi. Pemetaan ini dapat memberikan informasi yang berharga tentang nilai-nilai inti dan karakteristik budaya organisasi yang ada.

Salah satu keunggulan dari pemetaan PBO adalah kemampuannya untuk memberikan hasil dengan cepat. Dibandingkan dengan standar kode industri seperti organisasi Fortune 500 yang dikenal sebagai perusahaan kelas dunia, pemetaan PBO dapat menjadi instrumen yang lebih mudah dan cepat dalam mendiagnosis kebutuhan perubahan budaya. Hal ini dapat memfasilitasi proses arah perubahan yang lebih efektif dan berdampak pada peningkatan efisiensi organisasi serta kinerjanya secara keseluruhan.

  1. Mengidentifikasi Kekuatan dan Jenis Budaya yang Dominan:
    • Memahami jenis-jenis budaya organisasi seperti budaya inovatif, budaya konservatif, budaya kolaboratif, dll.
    • Mengidentifikasi kekuatan dan nilai-nilai inti yang dominan dalam budaya organisasi.
  2. Menginterpretasi Ketidakserasian Budaya dan Arah Perubahannya:
    • Mengetahui indikator-indikator ketidakserasian budaya organisasi.
    • Menginterpretasikan perubahan budaya yang diperlukan untuk meningkatkan efektivitas organisasi.
  3. Fokus Tindak Lanjut untuk Peningkatan Keefektifan Organisasi dan Kinerjanya:
    • Merancang tindak lanjut dan strategi untuk mengatasi ketidakserasian budaya.
    • Membangun rencana aksi yang berfokus pada peningkatan keefektifan organisasi dan kinerjanya.
  4. Memeragakan Kesesuaian Profil Budaya Organisasi dengan Profil Individu atau Pemimpinnya:
    • Memahami kesesuaian antara budaya organisasi dan kepribadian atau gaya kepemimpinan individu atau pemimpin.

Mengidentifikasi langkah-langkah untuk meningkatkan kesesuaian ini guna mendukung perubahan budaya.

  1. Memahami Dimensi Atribut Budaya Organisasi:
    • Mengidentifikasi dimensi-dimensi utama dari budaya organisasi.
    • Menjelaskan hubungan antara atribut-atribut budaya seperti nilai-nilai, norma, ritus, simbol, dan lainnya.
  2. Menguasai Interpretasi PBO (Profil Budaya Organisasi):
    • Memahami proses pengumpulan data untuk membangun PBO.
    • Menginterpretasikan hasil pemetaan PBO secara komprehensif dan mendalam.
  3. Menggerakkan Perubahan Organisasional:
    • Memahami hubungan antara budaya organisasi dan perubahan organisasional.
    • Mengidentifikasi strategi dan langkah-langkah untuk merancang dan mengimplementasikan perubahan budaya organisasi.
  4. Fokus dan Terarah dalam Mengendalikan Perubahan:
    • Menetapkan tujuan jelas dalam mengendalikan perubahan budaya organisasi.
    • Mengembangkan keterampilan dalam menginterpretasikan dan menggerakkan perubahan berdasarkan pemetaan PBO.
  5. Meningkatkan Efektivitas Organisasi:
    • Menggunakan pemahaman tentang budaya organisasi untuk meningkatkan efektivitas organisasi.
    • Memastikan bahwa perubahan budaya organisasi berdampak positif pada kinerja dan tujuan organisasi.
  1. Pengantar Budaya Organisasi:
    • Definisi dan pentingnya budaya organisasi.
    • Peran budaya organisasi dalam meningkatkan kinerja organisasi.
  2. Penetapan Dimensi Budaya Organisasi:
    • Mengidentifikasi dimensi-dimensi utama dari budaya organisasi.
    • Contoh dimensi budaya seperti nilai-nilai, norma, ritus, simbol, dll.
  3. Profil Budaya Organisasi (PBO):
    • Konsep dan tujuan dari pemetaan PBO.
    • Proses pengumpulan data untuk membangun PBO.
  4. Proses Budaya Organisasi:
    • Tahapan-tahapan dalam proses perubahan budaya organisasi.
    • Strategi dan metode untuk mengubah budaya organisasi yang ada.
  5. Budaya, Keefektifan Organisasi, dan Kinerjanya:
    • Hubungan antara budaya organisasi dengan efektivitas dan kinerja organisasi.
    • Studi kasus atau penelitian tentang dampak budaya terhadap kinerja.
  6. Pemetaan dan Interpretasi PBO:
    • Teknik dan alat untuk melakukan pemetaan PBO.
    • Analisis dan interpretasi hasil pemetaan untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang budaya organisasi.
  7. Perancangan Proses Perubahan Budaya Organisasi:
    • Strategi merancang dan mengimplementasikan perubahan budaya organisasi.
    • Langkah-langkah untuk memastikan keberhasilan perubahan budaya.
Bagikan outline ini

Informasi Pelaksanaan

Jadwal Selanjutnya
  • 19-20 Juni 2024
  • 28-29 Agustus 2024
  • 30-31 Oktober 2024

*Harga belum termasuk PPN

Informasi Pelaksanaan

*Harga belum termasuk PPN

In-Class Training

  • 19-20 Juni 2024
  • 28-29 Agustus 2024
  • 30-31 Oktober 2024

*Harga belum termasuk PPN

Bagikan outline ini

Pelatihan lainnya

Running

Rp 4.850.000

Running

Rp 4.850.000

Running

Rp 4.850.000

Running

Rp 4.850.000

Scroll to Top