BMG Institute

Manajemen Konflik

Senior Trainer BMG Institute

Senior Trainer BMG Institute

Manajemen Konflik

Deskripsi

Konflik merupakan hal umum yang sering dihadapi di tempat kerja karena perbedaan-perbedaan seperti latar belakang, sosial budaya, dan pendidikan. Konflik yang tidak ditangani dengan baik dapat mengganggu suasana kerja dan bahkan mengancam kekuatan organisasi. Oleh karena itu, Workshop Manajemen Konflik dirancang khusus untuk membantu mengelola konflik yang sering muncul di dunia kerja.

Tujuan dari workshop ini adalah untuk membantu karyawan dan pimpinan dalam mengelola konflik dengan cara yang positif dan cerdas. Workshop ini akan membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk mengubah konflik menjadi kekuatan yang mempersatukan organisasi dan para stakeholder. Peserta akan belajar bagaimana mengelola setiap konflik sehingga tidak mengganggu visi organisasi dan proses kerja yang efektif.

Materi dan Konsep Pelatihan

Materi yang akan dibahas dalam workshop ini meliputi:

  1. Pengenalan Konflik: Memahami sifat dan penyebab konflik di tempat kerja.
  2. Strategi Manajemen Konflik: Belajar teknik dan pendekatan yang efektif dalam mengelola konflik.
  3. Komunikasi Efektif: Meningkatkan keterampilan komunikasi untuk mengatasi konflik dengan baik.
  4. Negosiasi dan Penyelesaian Konflik: Memahami proses negosiasi dan strategi penyelesaian konflik yang memuaskan semua pihak.
  5. Kepemimpinan dalam Konflik: Peran dan tanggung jawab pimpinan dalam mengelola konflik di organisasi.
  6. Praktek Kasus: Studi kasus dan latihan simulasi untuk mengasah kemampuan dalam menghadapi konflik secara realistis.

Dengan mengikuti workshop ini, diharapkan peserta akan dapat menghadapi konflik dengan lebih bijaksana dan mengelolanya dengan cara yang memperkuat hubungan di tempat kerja serta mencapai tujuan organisasi secara efektif.

Adapun konsep dasar dari pelatihan manajemen konflik ini mencakup beberapa poin utama:

  1. Fasilitasi Pemahaman Konflik: Memberikan pemahaman yang mendalam tentang konflik, termasuk penyebab, sifat, dan jenis-jenis konflik yang mungkin terjadi di tempat kerja. Peserta akan diajarkan untuk mengenali konflik secara lebih baik sehingga dapat mengelolanya dengan lebih efektif.
  2. Deteksi Tanda-tanda Eskalasi Konflik: Mengajarkan peserta untuk mengidentifikasi tanda-tanda awal eskalasi konflik, seperti ketegangan antara individu atau kelompok, komunikasi yang tidak efektif, atau penurunan kinerja tim. Kemampuan untuk mendeteksi tanda-tanda ini secara dini dapat membantu mencegah konflik menjadi lebih parah.
  3. Respons Terhadap Tanda-tanda Eskalasi Konflik: Memberikan strategi dan tindakan yang tepat dalam menanggapi tanda-tanda eskalasi konflik. Peserta akan dilatih untuk merespons dengan tenang, memahami perspektif berbagai pihak, dan mencari solusi yang memuaskan semua pihak terlibat.
  4. Penggunaan Teknik Efektif dalam Penyelesaian Konflik: Mengajarkan teknik-teknik yang efektif dalam menyelesaikan konflik, seperti komunikasi non-defensif, negosiasi win-win, mediasi, atau pemecahan masalah secara kolaboratif. Peserta akan mempelajari bagaimana menggunakan teknik-teknik ini secara tepat sesuai dengan konteks konflik yang dihadapi.

Program ini difokuskan pada aspek-aspek positif dan produktif dalam menyelesaikan konflik, dengan tujuan membantu peserta mendapatkan keuntungan dari situasi yang sering dianggap negatif dan destruktif. Peserta akan dibekali dengan keterampilan dan pemahaman yang diperlukan untuk mengelola konflik dengan lebih bijaksana dan mengarahkannya menuju solusi yang memperkuat hubungan di tempat kerja.

Setelah Mengikuti Workshop Ini, Peserta Diharapkan:

  • Memiliki Pemahaman yang Komprehensif tentang Manajemen Konflik: Peserta akan memiliki pemahaman mendalam tentang konflik, penyebabnya, serta strategi dasar dalam mengelola konflik.
  • Menguasai Teknik Bernegosiasi dan Mencegah Konflik: Peserta akan memiliki keterampilan dalam bernegosiasi secara efektif dan mencegah konflik dengan menggunakan strategi komunikasi terbuka, kolaborasi, dan pemecahan masalah.

Dengan materi yang terstruktur seperti ini, diharapkan peserta dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman dalam mengelola konflik secara efektif dan profesional di lingkungan kerja.

  1. Pelatihan Aktif (Experiential Learning): Memberikan pengalaman langsung kepada peserta untuk belajar melalui aktivitas-aktivitas praktis, simulasi, dan latihan langsung yang melibatkan partisipasi aktif. Contohnya, melalui permainan atau simulasi situasi konflik untuk mengalami secara langsung dinamika konflik dan cara mengelolanya.
  2. Presentasi: Penyampaian materi secara terstruktur dan jelas melalui presentasi untuk memberikan pemahaman dasar tentang konsep-konsep manajemen konflik, strategi penyelesaian konflik, dan keterampilan yang diperlukan.
  3. Interaktif: Mendorong interaksi antara fasilitator dan peserta serta antar peserta untuk memperkuat pemahaman dan memfasilitasi diskusi yang berarti.
  4. Diskusi Kelompok: Memfasilitasi diskusi kelompok untuk memperdalam pemahaman tentang konflik, mengidentifikasi tanda-tanda eskalasi konflik, dan berbagi pengalaman serta strategi dalam menanggapi konflik.
  5. Brainstorming: Menggunakan teknik brainstorming untuk menghasilkan ide-ide kreatif dan solusi-solusi inovatif dalam menyelesaikan konflik.
  6. Role Play: Memberikan kesempatan kepada peserta untuk berperan dalam situasi konflik melalui role play, sehingga mereka dapat melatih keterampilan komunikasi, negosiasi, dan penyelesaian konflik secara praktis.
  7. Berpikir Kreatif: Mendorong peserta untuk berpikir kreatif dalam mencari solusi yang memuaskan semua pihak dalam konflik.
  8. Simulasi: Menyediakan simulasi situasi konflik yang realistis untuk memungkinkan peserta berlatih mengelola konflik dalam lingkungan yang terkontrol.
  9. Belajar dalam Kompetisi Permainan: Menggunakan permainan atau kompetisi yang bersifat edukatif untuk memperkuat pemahaman tentang konflik dan memotivasi peserta dalam pembelajaran.
  10. Studi Kasus: Menganalisis studi kasus nyata tentang konflik di tempat kerja untuk memperdalam pemahaman tentang strategi penyelesaian konflik yang efektif.

Dengan kombinasi metode-metode tersebut, diharapkan peserta dapat mengalami pembelajaran yang holistik, memperkuat keterampilan, dan mampu menghadapi serta mengelola konflik dengan lebih efektif dan bijaksana di lingkungan kerja.

Day 1:

  1. Pemahaman Dasar dan Cara Menangani Konflik
    • Definisi Konflik
    • Sifat Konflik
    • Penyebab Konflik di Tempat Kerja
    • Mengidentifikasi Tanda-tanda Awal Konflik
    • Strategi Dasar dalam Menangani Konflik
  2. Kecerdasan Emosi untuk Mengelola Konflik
    • Pengertian Kecerdasan Emosi (Emotional Intelligence)
    • Pentingnya Kecerdasan Emosi dalam Manajemen Konflik
    • Strategi Mengelola Emosi saat Konflik Muncul
    • Teknik-Teknik Komunikasi Emosional yang Efektif

Day 2:

  1. Pengendalian Diri dalam Menanggapi Situasi Konflik yang Meningkat
    • Teknik Relaksasi dan Pengendalian Stres
    • Pemahaman Diri: Identifikasi Nilai, Keyakinan, dan Kebiasaan yang Mempengaruhi Reaksi Terhadap Konflik
    • Strategi Mengendalikan Reaksi Emosional dan Perilaku Negatif
  2. Cara Bernegosiasi dan Mencegah Konflik
    • Prinsip Negosiasi yang Efektif
    • Tahapan Negosiasi: Persiapan, Penyampaian Pesan, Penerimaan Masukan, dan Kesepakatan Bersama
    • Strategi Mencegah Konflik: Komunikasi Terbuka, Kolaborasi, dan Pemecahan Masalah
Bagikan outline ini

Informasi Pelaksanaan

Jadwal Selanjutnya
  • 25-26 Juli 2024
  • 19-20 Agustus 2024
  • 23-24 September 2024
  • 11-12 Desember 2024

*Harga belum termasuk PPN

Informasi Pelaksanaan

*Harga belum termasuk PPN

In-Class Training

  • 25-26 Juli 2024
  • 19-20 Agustus 2024
  • 23-24 September 2024
  • 11-12 Desember 2024

*Harga belum termasuk PPN

Bagikan outline ini

Pelatihan lainnya

Running

Rp 4.850.000

Running

Rp 4.850.000

Running

Rp 4.850.000

Running

Rp 4.850.000

Scroll to Top