BMG Institute

Maintenance Management

Senior Trainer BMG Institute

Senior Trainer BMG Institute

Training Maintenance Management

Deskripsi

Dalam konteks industri yang menghadapi persaingan global yang semakin tajam, penerapan Total Productive Maintenance (TPM) menjadi krusial. Keberlanjutan investasi peralatan yang ada, pengiriman yang cepat, dan penekanan biaya produksi dan persyaratan kualitas tinggi memandu arah menuju sistem TPM. Mempertahankan peralatan secara optimal dengan pendekatan perawatan preventivepredictive, dan corrective, serta melibatkan manajer dan supervisor dalam pengelolaan maintenance management, merupakan solusi untuk meningkatkan kinerja perusahaan.

Perawatan yang terencana memiliki biaya yang lebih rendah dibandingkan dengan perbaikan darurat. Mesin boleh saja berhenti, asalkan itu direncanakan. Menghindari kerusakan tak terduga atau “breakdown” dapat mencegah risiko kerugian yang signifikan, yang dapat merugikan profit perusahaan. Kesalahan fatal seringkali terjadi ketika semua tanggung jawab perawatan dibebankan pada departemen maintenance saja. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan manajemen yang terencana, di mana pimpinan dan supervisor sebagai pengerak perubahan dalam pelaksanaan TPM membangun sistem yang terukur dan melibatkan partisipasi seluruh karyawan.

Pengelolaan TPM bertujuan untuk menjaga performa peralatan atau mesin agar dapat beroperasi pada kapasitas penuh dengan kualitas produk yang optimal. Ketersediaan sparepart menjadi kunci dalam menjaga keandalan peralatan dan mempengaruhi kualitas produk, modal kerja, serta kepuasan pelanggan. Total Productive Maintenance bukan hanya teori, melainkan hasil perpaduan antara preventive maintenance dengan total quality employee involvement. Penerapan TPM bertujuan mencapai Zero Breakdown, Zero Defect, dan Zero Accident, dengan memaksimalkan efektivitas penggunaan mesin dan mencapai Overall Equipment Effectiveness (OEE).

Tujuan Akhir dari Implementasi Total Productive Maintenance for Manager / Supervisor bukan untuk sekedar menambah pengetahuan dan ketrampilan tetapi untuk diterapkan hingga mendapatkan kontribusi manfaat yang nyata bagi perbaikan usaha seperti kualitas yang meningkat, peningkatan produktifitas, kapasitas yang meningkat lingkungan kerja yang lebih bersih dan aman sehingga laba perusahaan meningkat.

Pelatihan dan konsultansi ini akan dibawakan dengan metode:

  • 50 % landasan teori
  • 50% study kasus
  • Total Productive Maintenance (TPM)
  • Berbagai Jenis Perawatan Mesin
  • Manajemen pemberdayaan untuk kegiatan perawatan terencana
  • Membangun komitmen bersama untuk implementasi TPM
  • Overall Equipment Effectiveness (OEE)
  • Identifikasi Enam Kerugian Besar (Six Big Losses)
  • Mengukur Overall Equipment Effectiveness (OEE)
  • Strategi Mendeteksi Penyimpangan
  • Penerapan Perawatan Mandiri (Autonomous Maintenance)
  • Penerapan Perawatan Terencana (Planned Maintenance)
  • Analisis MTBF dan Analisis MTTR
  • Penerapan Kaizen Maintenance
  • Penerapan Maintenance Safety Program
  • Penerapan Maintenance Skills Training
  • Penerapan Quality Maintenance
  • 4 Langkah Menuju Zero Breakdown
Bagikan outline ini

Informasi Pelaksanaan

Jadwal Selanjutnya
  • 7-8 Juni 2024
  • 19-20 Agustus 2024
  • 17-18 Oktober 2024
  • 10-11 Desember 2024

*Harga belum termasuk PPN

Informasi Pelaksanaan

*Harga belum termasuk PPN

In-Class Training

  • 7-8 Juni 2024
  • 19-20 Agustus 2024
  • 17-18 Oktober 2024
  • 10-11 Desember 2024

*Harga belum termasuk PPN

Bagikan outline ini

Pelatihan lainnya

Running

Rp 4.850.000

Running

Rp 4.850.000

Running

Rp 4.850.000

Running

Rp 4.850.000

Scroll to Top