BMG Institute

Implementasi Total Productivity Maintenance

Senior Trainer BMG Institute

Senior Trainer BMG Institute

Training Implementasi Total Productivity Maintenance

Deskripsi

Dalam konteks industri, menghadapi persaingan global yang semakin ketat mendorong setiap perusahaan untuk melakukan efisiensi biaya produksi dan memenuhi standar kualitas yang tinggi. Implementasi Total Productive Maintenance (TPM) menjadi langkah strategis untuk menjaga optimalitas investasi pada peralatan, mencapai pengiriman yang cepat sesuai dengan konsep Just In Time, dan menerapkan perawatan preventif, prediktif, dan korektif. Peran operator dalam menjalankan autonomous maintenance juga menjadi kunci untuk meningkatkan kinerja perusahaan.

Bagi perusahaan industri yang mengandalkan peralatan dan mesin dalam proses produksi, performa optimal harus selalu dijaga. Kondisi ideal di mana ketersediaan peralatan mencapai 100% dengan kapasitas penuh dan menghasilkan produk berkualitas tinggi adalah tujuan yang sulit dicapai. Oleh karena itu, perawatan, perbaikan, dan penggantian suku cadang secara berkala menjadi krusial. Implementasi Total Productive Maintenance, yang melibatkan seluruh bagian organisasi, termasuk operator produksi, telah terbukti memberikan hasil positif dengan peningkatan produktivitas lebih dari 60% dan pengurangan kerusakan mesin hingga mendekati nol.

Total Productive Maintenance bukan hanya sekadar teori, melainkan hasil pengembangan dari praktik terbaik yang telah teruji di berbagai penjuru dunia. Implementasinya membantu perusahaan mencapai performa kelas dunia, meningkatkan kontribusi profit, dan mencapai sasaran Zero BreakdownZero Defect, serta Zero Accident untuk memaksimalkan efektivitas penggunaan mesin dengan mencapai Overall Equipment Effectiveness (OEE) yang optimal.

Tujuan Akhir dari  Training Implementasi Total Productive Maintenance bukan untuk sekedar menambah pengetahuan dan ketrampilan tetapi untuk diterapkan hingga mendapatkan kontribusi manfaat yang nyata bagi perbaikan usaha seperti kualitas yang meningkat, peningkatan produktifitas, kapasitas yang meningkat lingkungan kerja yang lebih bersih dan aman sehingga laba perusahaan meningkat.

Pada akhirnya Implementasi Total Productive Maintenance saat ini menjadi suatu kebutuhan penting dalam dunia industri, banyak perusahaan kelas dunia seperti Nippon Denso dari group Toyota mempelopori Total Productive Maintenance di dunia Industri telah mendapatkan manfaat dari Implementasi Total Productive Maintenance.

Kami berharap Perusahaan Anda dapat segera menyusul bahkan tidak menutup kemungkinan untuk melampaui perusahaan – perusahaan pendahulu yang telah menerapkan Total Productive Maintenance

Staff Operasional, Staff Manajemen, dan semua posisi serupa yang berperan penting dalam peningkatan produktivitas, juga perawatan, perbaikan, dan penggantian suku cadang, serta bagi semua individu yang ingin meningkatkan kemampuannya dalam implementasi Total Productive Maintenance.

Pelatihan dan konsultansi ini akan dibawakan dengan metode :

  • 50 % landasan teori
  • 50% study kasus

Day 1

  • Pembukaan Pelatihan Implementasi Total Productive Maintenance
  • Pengenalan Total Productive Maintenance (TPM)
  • Pengukuran OEE (Overall Equipment Effectiveness)
  • Implementasi Total Productive Maintenance Infrastructure
  • Implementasi Total Productive Maintenance Pilar and Strategy  : Autonomous Maintenance
  • Evaluasi & Feedback

Day 2

  • Review of Implementasi Total Productive Maintenance day 1
  • Implementasi Total Productive Maintenance Pilar and Strategy : Planned Maintenance
  • Integration AM With PM
  • Implementasi Total Productive Maintenance Pilar and Strategy : Focus Improvement
  • Evaluasi dan feedback
  • Total Productive Maintenance (TPM)
  • Berbagai Jenis Perawatan Mesin
  • Overall Equipment Effectiveness (OEE)
  • Identifikasi Enam Kerugian Besar (Six Big Losses)
  • Mengukur Overall Equipment Effectiveness (OEE)
  • Strategi Mendeteksi Penyimpangan
  • Penerapan Perawatan Mandiri (Autonomous Maintenance)
  • Penerapan Perawatan Terencana (Planned Maintenance)
  • Analisis MTBF dan Analisis MTTR
  • Penerapan Kaizen Maintenance
  • Penerapan Maintenance Safety Program
  • Penerapan Maintenance Skills Training
  • Penerapan Quality Maintenance
  • 4 Langkah Menuju Zero Breakdown
Bagikan outline ini

Informasi Pelaksanaan

Jadwal Selanjutnya
  • 12-13 Juni 2024
  • 1-2 Agustus 2024
  • 3-4 Oktober 2024
  • 28-29 November 2024

*Harga belum termasuk PPN

Informasi Pelaksanaan

*Harga belum termasuk PPN

In-Class Training

  • 12-13 Juni 2024
  • 1-2 Agustus 2024
  • 3-4 Oktober 2024
  • 28-29 November 2024

*Harga belum termasuk PPN

Bagikan outline ini

Pelatihan lainnya

Running

Rp 4.850.000

Running

Rp 4.850.000

Running

Rp 4.850.000

Running

Rp 4.850.000

Scroll to Top