Continuous Auditing

Continuous Auditing

Mengubah proses pengauditan dari kegiatan pengarsipan menjadi proses yang dilakukan secara non-stop, continuous auditing (pengauditan berkesinambungan) sekarang dipandang sebagai cara untuk membantu mencegah kegagalan-kegagalan perusahaan dan kesalahan-kesalahan laporan keuangan di masa mendatang. Pada sesi dua-hari yang intensif ini Anda akan mempelajari kelayakan continuous auditing, kerangka konseptualnya, dan persoalan-persoalan yang harus dipertimbangkan ketika melaksanakan continuous auditing. Anda akan mendapatkan pemahaman tentang kerangka waktu pelaporan dan ketersediaan dan reliabilitas data.

Anda akan menjelajahi kebutuhan pada penekanan yang makin meningkat terhadap pengendalian-pengendalian pencegahan, memfokuskan peranan pengauditan, menentukan apa yang bisa salah dalam prosesnya, dan mengetahui apa yang harus dicari bila memang terjadi kesalahan. Anda akan mempelajari bagaimana continuous auditing bisa digunakan untuk membantu mencapai pematuhan terhadap pasal 302 dan 404 Undang-Undang Sarbanes-Oxley Act 2002.

Anda juga akan memeriksa prosedur-prosedur pengauditan yang diotomatisasikan, kebutuhan-kebutuhan sistem informasi, pengendalian-pengendalian kunci, pelaporan yang diotomatisasikan, alat-alat dan teknik-teknik perangkat lunak. Anda akan menjelajahi bagaimana memperbaiki pengumpulan, penyimpanan, dan pengambilan data akan memungkinkan Anda memperbaiki cara pengauditan Anda secara signifikan. Anda akan mengetahui bagaimana kombinasi antara data yang tersedia dan dapat dipercaya dengan alat-alat dan teknik-teknik continuous auditing membawa auditing naik ke tingkat berikutnya (next level).

Pelatihan untuk Anda:

  • Information Technology, Financial, and Operational Auditors;
  • Business executives with technical experience who want to understand continuous auditing

Pelatihan ini bertujuan untuk:

  • Memberikan pemahaman kepada peserta mengenai Continuous Auditing dan perbedaannya dengan tradisional audit.
  • Membekali peserta dengan konsep dan metodology dalam pengembangan jaringan kerja
  • Membekali peserta dengan teknik-teknik dalam menjalankan continuous auditing

Pokok-Pokok Pembahasan:

  1. Continuous Auditing vs Traditional Auditing
  2. Making a Business Case for Continuous Auditing
  3. Understanding the Environments in Which Information Is Entered, Processed, Stored, and Reported
  4. The IT Component
  5. Identifying Necessary Data for Continuous Auditing
  6. Techniques and Tools for Collecting, Reporting, and Analyzing Data
  7. Determining What Management and Audit Need
  8. Uncovering the Major Challenges to Effective Continuous Auditing
  9. Methodology and Conceptual Framework Deployment

 

facebooktwittergoogleemail

Registration Form

Topik Training

Judul Training (required)
Tanggal Training (required)
 
Data Kontak

Nama (required)
Jabatan
Perusahaan
Alamat Perusahaan
Alamat Email (required)
Telp. Mobile
Telp. Kantor
No. Extensi
Daftar Peserta  
 
Pesan Untuk Penyelenggara  
 
 

This entry was posted in AUDIT & FRAUD. Bookmark the permalink. Comments are closed, but you can leave a trackback: Trackback URL.